Peduli Korban Banjir, Dinas Pertanian Jatim Kirim Bantuan Dan Tinjau Lokasi Terdampak

JATIM – HKNews.info : Bencana banjir yang melanda beberapa wilayah di Jawa Timur, mengguratkan keprihatinan tersendiri, khususnya bagi jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Provinsi Jawa Timur, Ir Hadi Sulistyo, pada hari Jumat (08/03) langsung turun ke salah satu lokasi terdampak banjir di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung. Respon cepat terhadap wilayah yang terdampak banjir ini sangat beralasan karena bencana ini berdampak langsung pada sektor pertanian.

Diungkapkan Ir Hari Sulistyo, bahwa pemerintah provinsi masih mendata berapa banyak area persawahan yang terdampak banjir. Hal ini terkait pemberian bantuan dari Kementerian Pertanian, bagi para petani yang sawahnya diterjang banjir. Selain itu dari Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Provinsi Jawa Timu juga menyiapkan bantuan dalam bentuk logistik untuk warga yang wilayahnya paling terdampak akibat bencana ini.

“Berkaitan dengan penyaluran bantuan tersebut kami sudah berkoordinasi dengan Bakorwil Madiun dan Bakorwil Bojonegoro supaya pnyalurannya merata dan tepat sasaran. Bantuan-bantuan tersebut berasal dari anggota Korpri, BAZ dan Dharmawanita Persatuan Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Provinsi Jawa Timur”, jelasnya dalam pelaksanaan apel pagi dan pelepasan bantuan bencana banjir, Senin,(11/03).

Bantuan dikirim menggunakan dua mobil operasional kantor, satu mobil ke Madiun dan satu ke Bojonegoro. Dikirim perwakilan serta pendamping dari Bakorwil Madiununtuk menyalurkan langsung bantuan pada Pondok Pesantren Salafiyyah Bahrurrohim, Wonoayu, Pilang Kenceng, Madiun. Sementara untuk wilayah Bojonegoro bantuan diserahkan langsung pada Bakorwil Bojonegoro untuk di salurkan ke warga terdampak banjir.

“Bantuan-bantuan yang dikirim bertujuan untuk meringankan beban warga yang terkena dampak dari bencana tersebut, kita dari sektor pertanian juga masih meninjau dan mendata luas lahan persawahan yang terdampak, berapa luas rugi tanam dan berapa luas PUSO yang terjadi”, tutup Ir. Hadi Sulistyo, saat pelaksanaan pelepasan bantuan untuk bencana ini. (her)

Related posts