Halo SurabayaPolitik

Perkuat Kolaborasi dengan Media, DPD PKS Surabaya Siap Bangun Masyarakat Madani

SURABAYA – HKNews.info : DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Surabaya menggelar agenda silaturahmi perdana bersama puluhan jurnalis dan awak media se-Kota Surabaya pada Rabu sore (11/3/2026). Pertemuan berlangsung hangat di aula Kantor DPD PKS Surabaya, Jl. Teles V/3, Surabaya. Momen ini menjadi momentum bagi kepengurusan baru PKS Surabaya untuk memperkenalkan jajaran strukturnya sekaligus memperkuat sinergi strategis ke depan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PKS Surabaya, M. Frimainto Utomo, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kehadiran rekan-rekan media. Ia menegaskan bahwa media memiliki peran krusial sebagai jembatan informasi antara partai politik dengan masyarakat luas.

“Kami sangat membutuhkan perspektif dan kolaborasi dengan kawan-kawan media. PKS ingin bersinergi untuk mewujudkan visi sebagai Partai Islam Rahmatan Lil ‘Alamin yang terdepan dalam membangun masyarakat madani yang adil dan beradab di Surabaya,” ujar M. Frimainto Utomo, yang juga akrab disapa “Bung Tomo” di kalangan koleganya.

Penyambutan Jajaran Pengurus

Acara ini juga menjadi ajang perkenalan jajaran pengurus DPD PKS Surabaya yang baru menjabat sejak September lalu. Beberapa nama yang diperkenalkan antara lain:

  • Ibrahim Al-Munif (Sekretaris Umum)
  • Cahyo (Bendahara)
  • Imam Budi Utomo (Ketua Bidang Pembinaan Umat)
  • Fikri Haryono (Ketua Bidang Relawan dan Saksi)
  • Hj. Mas’ah (Bendahara Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga)

Secara khusus, PKS Surabaya juga menyapa Mas Maulana (Inyong Maulana), selaku Ketua Pokja Wartawan Judes Surabaya, yang hadir dalam pertemuan tersebut.

Fokus Program: Kaderisasi hingga Ekonomi Mandiri

Memasuki masa awal jabatan, PKS Surabaya telah menetapkan beberapa program prioritas yang berfokus pada penguatan internal dan pelayanan publik. Di antaranya adalah:

  1. Rumah Keluarga Indonesia (RKI): Program untuk membangun ketahanan keluarga kader yang tangguh.
  2. Gerakan Ekonomi Mandiri: Upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat dan kader.
  3. Konsolidasi Organisasi: PKS Surabaya telah merampungkan Musyawarah Cabang (Muscab) di 31 Kecamatan dan kini tengah bersiap melaksanakan Musyawarah Ranting (Musra) di 153 kelurahan.

Ramadan yang Inklusif

Mengisi bulan suci Ramadan, PKS Surabaya melaporkan berbagai aktivitas sosial yang telah berjalan, termasuk pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) berjenjang. Menariknya, tahun ini PKS Surabaya menggelar agenda santunan yang berbeda dari biasanya.

“Kemarin kami mengadakan kegiatan bersama kawan-kawan tuna netra. Kami berbagi dan mengaji bersama menggunakan Al-Qur’an Braille. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali,” tambahnya.

Di penghujung sambutannya, Bung Tomo berpesan pihak PKS berharap kolaborasi ini menjadi awal dari komunikasi yang berkelanjutan untuk bersama-sama membangun Kota Pahlawan yang lebih baik.

Di sisi lain, Ketua Pokja Judes (Jurnalis Dewan Surabaya) Inyong Maulana, menanggapi dengan menyampaikan, bahwa kerja sama yang terjalin bukanlah sekedar formalitas di momen-momen tertentu saja.

“Terima kasih banyak atas undangan DPD PKS Surabaya kepada kami dan rekan-rekan wartawan semua dalam suasana yang akrab di acara buka puasa bersama ini. Ini adalah wujud kolaborasi yang nyata, baik di bulan-bulan biasa maupun di bulan Ramadan ini,” tutur Inyong, seraya menambahkan, sinergi ini sangat krusial mengingat kompleksnya persoalan kota yang harus dihadapi bersama.

Pertemuan ini, kata Inyong, tidak hanya berisi pidato searah tetapi juga membuka ruang diskusi yang lebar bagi para tamu undangan. “Banyak sektor Surabaya yang perlu kita bicarakan. Sambil menunggu waktu berbuka, silakan sampaikan kesan, masukan, atau pertanyaan apa saja. Kita urai persoalan kota ini bersama-sama,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Surabaya, Cahyo SIswo Utomo, ST, MH, mengungkapkan bahwa Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Surabaya menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten menjadi penyambung lidah rakyat di parlemen.

Dalam suasana yang penuh keakraban, Cahyo mengapresiasi setinggi-tingginya kepada insan pers yang selama ini membantu menyuarakan kerja-kerja fraksi dalam membangun Kota Surabaya.

Tradisi “Wajib Baca” di Paripurna

Salah satu poin menarik yang diungkapkan Cahyo adalah kedisiplinan anggota Fraksi PKS dalam setiap rapat paripurna. Ia menegaskan bahwa seluruh anggota fraksi, termasuk dirinya, diwajibkan untuk membacakan pandangan umum maupun pandangan akhir secara langsung, bukan sekadar menyerahkan berkas “copy-paste”.

“Kami meminta kepada seluruh anggota fraksi, termasuk saya, ketika paripurna tidak boleh ada yang tidak baca (pandangan). Baik itu pandangan umum maupun pandangan akhir, selalu kami bacakan. Kami ingin konsisten di situ untuk membela kepentingan rakyat Surabaya,” tegasnya.

PKS Surabaya, lanjut Cahyo, kini tampil lebih terbuka dengan mengundang rekan-rekan media langsung ke markas mereka di DPD PKS Surabaya. Dengan nada berkelakar namun serius, Ketua Fraksi meminta agar media tidak segan menyampaikan kritik dan saran secara langsung demi perbaikan kinerja partai ke depan.

“Saya tidak punya ilmu kebatinan. Jadi kalau ada apa-apa, ada kekurangan atau masukan, tolong disampaikan secara lisan, jangan dibatin. Kami butuh masukan dan kritik agar bisa lebih baik lagi dalam menjalankan amanah,” selorohnya yang disambut tawa hangat para jurnalis.

Pertemuan ini menandai babak baru kolaborasi antara PKS Surabaya dan media, di mana kantor DPD kini menjadi ruang terbuka bagi diskusi-diskusi produktif untuk membedah persoalan kota. (yok)

Foto Cover : Searah jarum jam : M. Frimainto Utomo, Cahyo SIswo Utomo, Johari Mustawan, dan Inyong Maulan.

Related Articles

Back to top button