Ada “Sabotase” Di Resepsi HUT 9 Metro Soerya

Warga Peserta Mlaku Bareng Ning Ceria Mengarak Spanduk Nawa Tirta

SURABAYA – HKNews.info : Awalnya prosesi berjalan lancar dan semarak. Pagi itu, Minggu (20/10), sinar mentari menyiram massa yang menyemut didominasi nuansa merah, warna kaus “Ning Ceria Lia Istifhama” produk Surabaya Ceria, yang dikenakan para peserta.

Acara jalan sehat bertajuk “Mlaku Bareng Ning Ceria” diberangkatkan langsung oleh Ning Lia alias Ning Ceria alias Lia Istifhama, S.Sos, S.H.I, M.E.I, tepat pukul 06.00 Wib, dari halaman Wisata Kuliner Tanah Merah, wilayah Kecamatan Kenjeran, Surabaya, tempat resepsi dilangsungkan. Dari panggung hiburan, group musik dang-dut pun mulai mengalunkan lagu menambah semaraknya suasana.

Ning Lia (kanan) bersama Choirul Saleh Pimred Metro Soerya, dan Wakil dari Armada II TNI AL

Masuk ke acara sambutan – sambutan, mulai terasa janggal. Setelah sambutan dari Wakil Armada II TNI AL, Wakil dari Polsek Kenjeran, dari Lia Istifhama, dan dari Choirul Saleh, SE, Pimred Metro Soerya selaku tuan rumah atau yang punya hajat, acara langsung masuk ke inti, yakni pemotongan tumpeng. Tak sekali pun pembawa acara yang kerap menggunakan kata – kata “yang mana” itu menyebut nama Gus Dar alias Sudarmanto, untuk memberikan kata sambutan.  

Begitu pula saat acara pemotongan tumpeng di atas panggung oleh Pimred Metro Soerya, tak nampak sosok Gus Dar dihadirkan di atas panggung. Sedangkan Gus Dar merupakan salah satu pemrakarsa acara ini. Bahkan, boleh dikatakan, kehadiran Ning Lia dalam prosesi acara ini, adalah atas prakarsa aktifis PDIP Surabaya, ini.

Ning Lia Saat Senam Bareng Ibu – Ibu Warga Tanah Merah

“Saya khawatir ada sabotase ini…,” ucap Gus Dar, yang sesungguhnya penampilannya di atas panggung juga dinanti – nantikan para aktifis, relawan Ning Lia, maupun masyarakat setempat.

Sejurus kemudian, Gus Dar ‘menghilang’ dan tak nampak lagi berada di prosesi acara HUT 9 Tahun Metro Soerya, yang sedang berlangsung itu. Namun ia sempat berpesan, “Hati – hati terhadap manuver dari kubu sebelah !”

Gus Dar (duduk kiri) bersama Arif Fauzi (duduk kanan) dan Relawan Ning Lia

Seperti diketahui, banyak pihak berusaha ‘menggoyang’ aktifitas bakal calon Wakil Wali Kota Surabaya, Ning Lia Istifhama, yang dalam upayanya sejauh ini cukup cemerlang dan diterima masyarakat, karena programnya “Nawa Tirta”. Tak dipungkiri bila hal itu karena para relawan turut berjuang pantang surut dan mandiri. Di sisi lain, sosok Gus Dar sendiri telah banyak mengantarkan para tokoh masyarakat maupun tokoh partai meraih pucuk pimpinan di pusat maupun di daerah. (yok)

Related posts