Isu Manuver Kader Bergulir, Armuji Klaim Konsolidasi PDIP Surabaya Sudah Mengakar

SURABAYA – HKNews.info : Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menanggapi berbagai spekulasi mengenai dinamika politik dan manuver sejumlah mantan kader partai yang dinilai berpindah haluan atau bermanuver bak kutu loncat. Di tengah isu tersebut, Armuji menegaskan bahwa konsolidasi internal PDI Perjuangan (PDIP) Surabaya terus berjalan hingga ke tingkat ranting.
–
Pernyataan itu disampaikan Armuji saat ditemui pada Selasa (13/10). Ia menyebut, konsolidasi partai yang dipimpinnya telah memasuki tahapan penguatan struktur di tingkat paling bawah.
–
“Pada minggu ini selesai, sampai lima minggu depan selesai. Kerja-kerja daripada konsolidasi partai itu kan sudah pada tataran tingkat ranting,” ujar Armuji.
–
Menurut dia, tahapan konsolidasi yang telah berjalan menunjukkan bahwa PDIP Surabaya tengah memantapkan organisasi hingga ke akar rumput. Ia membandingkan tahapan tersebut dengan proses konsolidasi partai lain yang, menurut pengamatannya, masih berlangsung di tingkat kepengurusan lebih tinggi.
–
“Mungkin partai lain masih ya di tingkat DPD atau mungkin tingkat DPW, kita kan sudah pada tataran,” katanya.
–
Meski demikian, Armuji menegaskan tidak ingin mencampuri urusan internal partai lain. Ia menyatakan setiap partai memiliki strategi dan mekanisme tersendiri dalam menjalankan konsolidasi maupun menentukan arah politiknya.
–
“Dan kita tidak akan ngurusi partainya orang ngapain,” tegasnya.
–
Namun, di balik pernyataan tersebut, Armuji juga menyoroti kesan bahwa PDIP seolah-olah ditempatkan sebagai sasaran utama oleh sejumlah pihak dalam dinamika politik yang berkembang.
–
“Tapi bagaimanapun kan ada beberapa partai. Bahkan, seakan-akan PDI itu menjadi musuh utamanya. Kesannya seperti itu,” ungkapnya.
–
Pernyataan Armuji tersebut muncul di tengah sorotan terhadap dinamika internal PDIP Surabaya, termasuk menjelang penentuan Ketua DPC PDIP Surabaya definitif. Sebelumnya, kader PDIP Surabaya, (AH) mengungkapkan sejumlah persoalan internal partai dan menyinggung dugaan manuver politik yang menurutnya melibatkan Armuji.
–
AH memberikan pernyataan bahwa PDIP seharusnya menjadi rumah perjuangan bersama, bukan alat untuk memenuhi ambisi pribadi, keluarga, maupun kelompok tertentu.
–
dia juga mengungkapkan bahwa dinamika internal tersebut telah berlangsung sejak November 2022. Ia mengaku pernah mendapat cerita langsung dari Armuji mengenai sejumlah keinginan politik, termasuk soal jabatan wakil wali kota, posisi pimpinan dewan, dan pengelolaan partai oleh kader muda.
–
Ia kemudian mengklaim Armuji kembali meminta dukungannya untuk menjadi Ketua DPC PDIP Surabaya setelah pelantikan kepala daerah pada Februari 2025. dia menyebut permintaan itu ditolaknya karena berpegang pada komitmen sebelumnya.
–
Hingga pernyataan Armuji yang disampaikan dalam keterangan pers hari ini, belum terdapat tanggapan langsung darinya mengenai seluruh tudingan spesifik yang disampaikan AH. Karena itu, dugaan manuver politik dan konflik internal tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut melalui konfirmasi kepada pihak-pihak terkait.
–
Di tengah dinamika tersebut, konsolidasi hingga tingkat ranting menjadi salah satu fokus yang disoroti Armuji. Perkembangan berikutnya akan menunjukkan bagaimana proses penguatan struktur partai berjalan di tengah menguatnya perhatian terhadap dinamika politik PDIP Surabaya. (yok)




