Halo SurabayaPolitik

DPRD Tegaskan Ekonomi Surabaya Harus Menyasar Masyarakat Akar Rumput dan UMKM

​SURABAYA — HKNews.info : Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Surabaya memberikan sejumlah catatan penting terkait penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD. DPRD menekankan agar pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya tidak hanya dirasakan oleh kalangan atas, melainkan berdampak nyata pada masyarakat kalangan bawah (grassroots).

​Seperti disampaikan anggota Banggar, H. Johari Mustawan, S.T.P., MARS, dalam interupsinya pada Rapat Paripurna, Jumat 14/8/2026,  bahwa setiap persen pertumbuhan ekonomi maupun alokasi rupiah dalam APBD harus difokuskan untuk memberikan prioritas kepada masyarakat kelas bawah. Pembangunan yang dijalankan diharapkan dapat mendorong penguatan pemodalan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

​”Kami tidak sekadar ingin melihat pertumbuhan ekonomi Kota Surabaya, tetapi juga berharap pertumbuhan ekonomi itu berdampak kepada ekonomi kalangan bawah,” kata H. Johari. Ia menambahkan bahwa APBD harus terukur dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta mengentaskan keluarga dari kemiskinan.

​Selain fokus pada pengentasan kemiskinan dan pengurangan ketimpangan, Banggar DPRD Surabaya juga menggarisbawahi pentingnya produktivitas aset daerah. Aset milik Pemerintah Kota Surabaya diharapkan dapat dioptimalkan untuk menggerakkan roda perekonomian, menciptakan nilai tambah, dan memperluas basis Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan.

​Melalui implementasi KUA-PPAS yang tepat target, DPRD berharap indikator pembangunan Kota Surabaya dapat meningkat secara menyeluruh. Hal tersebut mencakup peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita, kenaikan kelas bagi UMKM, penurunan angka pengangguran, serta pengurangan beban hidup bagi masyarakat miskin dan kelompok rentan. (yok)

Related Articles

Back to top button