DPRD Kota Surabaya Gelar Rapat Paripurna Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi atas RAPBD 2027
SURABAYA — HKNews.info : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menggelar Rapat Paripurna dengan agenda utama Penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya Tahun Anggaran 2027.
Rapat dipimpin langsung oleh pimpinan DPRD Kota Surabaya dan dihadiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, beserta jajaran eksekutif, Sekretaris Daerah, para asisten, kepala perangkat daerah, hingga pimpinan BUMD Kota Surabaya.
Berdasarkan laporan Sekretariat DPRD Kota Surabaya, rapat dinyatakan memenuhi kuorum (mencapai quorum) dengan kehadiran 37 dari total 50 anggota dewan, sesuai dengan ketentuan Tata Tertib DPRD Kota Surabaya. Rapat resmi dibuka dan dinyatakan terbuka untuk umum tepat pada pukul 14.10 WIB.
Sorotan Pandangan Umum Fraksi-Fraksi
Agenda ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian Nota Keuangan RAPBD 2027 oleh Wali Kota Surabaya pada rapat paripurna sebelumnya. Sebanyak tujuh fraksi di DPRD Kota Surabaya menyampaikan pemandangan umum serta catatan strategis secara berurutan:
Fraksi Partai Demokrat-P3-Nasdem – Diwakili oleh Muhaimin, SH., M.M., yang mengawali penyampaian pemandangan umum fraksi.
Fraksi PDI Perjuangan-PAN – Diwakili oleh Tri Didik Adiono, S.Sos. Dalam paparan fraksinya, disampaikan apresiasi atas susunan RAPBD 2027 yang dinilai lugas dan terukur. Fraksi ini menekankan pentingnya APBD untuk menjaga pelayanan dasar, melindungi daya beli warga, serta mendorong investasi dan pembukaan lapangan kerja.
Fraksi PSI – Diwakili oleh William Wirakusuma. Fraksi PSI memberikan apresiasi atas porsi anggaran pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp2,81 triliun (sekitar 22,28% dari total belanja daerah), melampaui batas minimal konstitusi. Namun, PSI memberikan catatan kritis mengenai efektivitas penggunaan anggaran tersebut, khususnya terkait perbaikan fasilitas sarana-prasarana sekolah negeri (seperti toilet, wastafel, hingga pemenuhan perlengkapan kelas sederhana) agar tidak lagi membebani wali murid.
Fraksi Partai Gerindra – Diwakili oleh Azhar Kahfi, SH. Fraksi Gerindra menyampaikan pantun penutup yang menekankan pentingnya semangat gotong royong warga Surabaya demi APBD yang membawa kesejahteraan.
Fraksi Partai Golkar – Diwakili oleh Ahmad Nur Jayanto.
Fraksi PKS – Diwakili oleh Aning Rahmawati, ST. PKS mengingatkan agar RAPBD 2027 benar-benar selaras dengan kerangka ekonomi makro serta mampu menurunkan angka kemiskinan berbasis wilayah dan meningkatkan kedaulatan pangan. PKS juga menekankan asas kehati-hatian serta efisiensi dalam tata kelola pinjaman atau utang daerah.
Fraksi PKB – Turut menyampaikan pandangan umum fraksi sebagai penutup rangkaian urutan penyampaian.
Seluruh catatan, usulan, dan pertanyaan dari fraksi-fraksi dewan tersebut diharapkan dapat segera ditanggapi oleh Wali Kota Surabaya pada sidang paripurna berikutnya untuk mewujudkan APBD 2027 yang akuntabel, konstruktif, dan berorientasi pada kemaslahatan warga Kota Surabaya. (yok)



