Halo SurabayaHeadlineNasional

Peran Jurnalis Diharapkan Lebih Tajam Mengawal Kebijakan dan Pembangunan Kota Surabaya

SURABAYA – HKNews.info :  Jurnalis didorong untuk memperkuat fungsi pengawasan terhadap pembentukan serta pelaksanaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda).

Insan pers diharapkan tidak hanya menyajikan berita permukaan, tetapi juga memberikan konteks, korelasi, dan analisis kritis yang berdampak langsung pada kepentingan publik.

Hal itu diungkapkan Ketua PWI Jawa Timur, Lutfil Hakim, saat menjadi narasumber acara Diskusi Santai di Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (20/08/2026), dengan tema “Menjaga Semangat Kemerdekaan. Sinergi Media dan DPRD Mengawal Masa Depan Surabaya”.

​Penegasan tersebut mengemuka mengingat besarnya potensi anggaran dan perekonomian Kota Surabaya. Dengan APBD yang sangat besar—bahkan melebihi APBD milik puluhan provinsi di Indonesia—kebijakan yang dirumuskan melalui Raperda prioritas idealnya berbanding lurus dengan penyelesaian isu-isu krusial warga.

Fokus Isu Strategis dan Pengawasan Pembangunan

Beberapa poin penting yang disorot terkait pengawasan kebijakan dan pembangunan kota meliputi:

  • Penanganan Masalah Sosial: Raperda prioritas harus fokus menekan angka kemiskinan dan penanganan stunting secara terukur agar penggunaan anggaran yang besar berbanding lurus dengan hasil di lapangan.
  • Pengembangan Usaha Rakyat: Pelatihan atau pendampingan UMKM yang menggunakan APBD tidak boleh berhenti pada serapan anggaran formalitas, melainkan wajib menjamin keberlanjutan akses modal dan pasar.
  • Optimalisasi PAD: Kendati Pendapatan Asli Daerah (PAD) Surabaya sudah mendominasi postur APBD, potensi dari sektor industri olahan, perdagangan, hingga infrastruktur pendukung seperti kawasan pelabuhan masih bisa dioptimalkan.
  • Sinergi Infrastruktur dan Energi: Pembangunan kawasan hunian baru maupun industri perlu didorong agar terintegrasi dengan jaringan energi publik, seperti jaringan gas rumah tangga (jargas), untuk membantu mengurangi beban subsidi nasional.

​Melalui pengawasan yang ketat dari legislatif serta edukasi kritis dari media massa, setiap regulasi dan anggaran yang dialokasikan diharapkan dapat benar-benar meningkatkan indeks kebahagiaan serta kesejahteraan seluruh warga Surabaya. (yok).

Related Articles

Back to top button