HUT Provinsi Jateng Ke 69 Dibuka Gubernur Ganjar Pranowo Di Wonogiri

Gubernur Ganjar Pranowo memukul kentongan menandai dibukanya Pesta Rakyat Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Wonogiri, Jumat, (23/8/2019)

SEMARANG – HKNews.info – Upacara pembukaan Pesta Rakyat Jawa Tengah Tahun 2019 dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di Kabupaten Wonogiri, Jumat, (23/8/19), dengan tema “Ngrumati Bebrayan“.

Dalam kegiatan tersebut, Ganjar didampingi Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, SE.MM, Wakil Gubernur Jawa Tengah, H. Taj Yasin Maemoen, Ketua DPRD Jawa Tengah, Rukma Setiyabudi, Sekretaris Jawa Tengah, Dr. Ir. Sri Puryono KS, Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf. M. Heri Amrullah, S.Sos, Kapolres Wonogiri AKBP Uri Nartanti Istiwidayati, SIK. M.Si, Kepala OPD Provinsi Jawa Tengah dan Kepala OPD Kabupaten Wonogiri.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya dan berterimakasih kepada Gubernur Jawa Tengah yang telah memberi kepercayaaan kepada masyarakat Kabupaten Wonogiri dalam menyelenggarakan pesta rakyat memeringati Hari Jadi ke-69 berdirinya Provinsi Jawa Tengah ini.

“Merupakan satu kehormatan dan kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Wonogiri yang telah dipercaya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dapat menggelar event akbar, memeringati Hari Jadi ke-69 Provinsi Jawa Tengah,” sambut Bupati.

Pesta rakyat dalam peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang mengusung tema “Ngrumati Bebrayan” dapat dimaknai sebagai komitmen bersama untuk menggaungkan semangat kebangsaan.

“Ngrumati bebrayan adalah merupakan satu sikap komitmen bahwa berbangsa dan bernegara mempunyai tugas dan kewajiban untuk selalu menjaga nilai – nilai kebersamaan  dan toleransi. Juga menjadi semangat Kebhinekaan dalam menghidupkan kembali nilai – nilai luhur sesuai ideologi Pancasila,” sambung Bupati.

Pesta Rakyat yang akan digelar 3 (Tiga) hari kedepan (23 – 25/8/19) diharapkan dapat membangkitkan semangat untuk lebih maju membangun Kabupaten Wonogiri dengan segala potensi yang dimiliki oleh masyarakat Wonogiri. Peran aktif dari seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun suatu wilayah. Agenda kegiatan yang di kemas dalam forum – forum seni budaya, sosial, ekonomi dan olah raga ini dipusatkan di GOR Giri Mandala Wonogiri.

Sekretaris Daerah Jawa Tengah, Sri Puryono KS, dalam laporannya menyampaikan ” Penyelenggaraan Pesta Rakyat Jawa Tengah tahun 2019 ini merupakan rangkaian acara Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah yang ke – 69 digelar di Kabupaten Wonogiri dimulai dari tanggal 23 – 25 Agustus 2019 dengan tema “Ngrumat Bebrayan Mbangun Jawa Tengah”, yang berarti merawat bersama dalam kehidupan untuk membangun dan mensukseskan Jawa Tengah. Mempunyai konsep utama yaitu, responsi, kolaborasi, inovatif dan kreatif. Event ini bertujuan untuk merayakan hari ulang tahun ke-69 agar masyarakat Jawa Tengah lebih mengenal dan mengelola potensi keanekaragaman budaya daerah sehingga bisa menumbuhkan kembali rasa cinta dan bangga terhadap Provinsi Jawa Tengah dan mendukung terwujudnya visi – misi Provinsi Jawa Tengah Tahun 2018 – 2023 menuju Jawa Tengah “Sejahtera dan Berdikari, Tetep Mboten Korupsi lan Mboten Ngapusi”, ungkap Sekda.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah bersama Pangdam IV/Diponegoro beserta seluruh jajaran, sesaat sebelum membuka secara resmi kegiatan pesta rakyat menyampaikan penjelasan bahwa “Bebrayan harus dirumat dengan cara saling menghargai dan saling meghormati. Kemiskinan yang tiap hari kita turunkan itu merupakan bagian dari spirit kita dan jangan lupa, pemerintahan harus dikelola agar semakin melayani, makin bersih dan mempunyai integritas tinggi. Maka dalam merayakan Hari Jadi Jawa Tengah ini Saya harapkan tetap menjaga integritas. Jika memang soal pendapatan yang menjadi persoalan, mari kita tingkatkan pendapatan, tingkatkan kinerja, ambil dalam proporsi yang benar dan prioritaskan dalam layanan publik”, tutup Ganjar. (wib)

Related posts