Wisudawan ATKP ‘Buah’ Program Bea Siswa Pemkot Surabaya

SURABAYA – HKNews.info : Para wisudawan sekolah tinggi ATKP (Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan) asal Surabaya dari program bantuan bea siswa Pemkot Surabaya, membawa kebanggaan tersendiri bagi Walikota Tri Rismaharini.

Mereka yang dulunya masuk lewat progam bea siswa Pemkot Surabaya ini, di bidang pendidikan aircraft, structure dan maintenance, untuk anak – anak berprestasi dari keluarga kurang mampu, kini kelihatan hasilnya. Boleh jadi mereka pun tidak pernah membayangkan sebelumnya, bisa bersekolah dan lulus dari akademi penerbangan.

“Kami bangga kalian bisa mencapai pendidikan tinggi yang mungkin sebelumnya belum pernah kalian pikirkan. Saya ucapkan selamat berkarier dan jangan lupakan asal mula kalian. Saya juga sampaikan terima kasih kepada ATKP Surabaya yang telah berkenan membina anak-anak kami di Surabaya,” kata Walikota Risma dalam sambutannya, saat acara wisuda di kampus ATKP, di Jl. Jemur Andayani I No.73, Siwalankerto, Wonocolo, Surabaya. hari Kamis (24/5/2018).

Program bea siswa inilah, lanjut Walikota Risma, wujud upaya Pemkot Surabaya dalam rangka memutus garis kemiskinan struktural di Kota Surabaya. Melalui cara ini, Pemkot ingin menepis anggapan bahwa anaknya orang miskin pasti akan miskin. “Nah, dengan cara ini kemiskinan struktural itu kita coba pangkas,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga meminta kepada para wisudawan yang baru lulus itu untuk selalu memegang teguh kepercayaan dari orang lain. Sebab, sekali kepercayaan itu diingkari, maka habislah sebagai manusia. “Pegang teguhlah komitmen, kalian adalah arek-arek Suroboyo dan anak-anaknya para pejuang,” katanya.

Selain itu, Wali Kota Risma juga meminta supaya meraka ingat asal muasalnya yang bisa bersekolah di ATKP ini. Bahkan, ia meminta supaya mereka bisa membantu orang-orang yang kurang mampu juga. “Tolong kalau nanti sudah dapat gaji. Saya nitip kalian berangkat dari anak-anak yang kurang mampu. Jangan macem-macem dulu. Saya ingin kalian membantu orang tuanya kalau misal punya adik. Ringankan beban orang tua,” pesan Walikota Risma.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Supomo mengatakan ada 24 wisudawan Taruna ATKP, beberapa diantaranya merupakan hasil seleksi Dinas Sosial Kota, dari sekolah – sekolah di Surabaya, selanjutnya bekerja sama dengan berbagai instansi, antara lain dengan PT Garuda Maintenance Facility (GMF) dan ATKP.

“Kami akan terus berupaya untuk memberikan bantuan beasiswa kepada anak-anak berprestasi di Surabaya yang berasal dari keluarga kurang mampu,” ujar Supomo.

Supomo menambahkan, dengan diwisudanya 24 orang itu, maka total yang sudah masuk ke GMF sebanyak 48 orang. Jumlah itu akan terus bertambah karena Pemkot terus berusaha menjalin komunikasi yang baik dengan Garuda.

Suasana haru terlihat ketika selesai upacara wisuda dan para orang tua menemui putra-putrinya. Beberapa dari mereka terlihat sesenggukan tanda haru sekaligus bangga setelah anaknya diwisuda.

Salah satu anak Surabaya yang diikut diwisuda adalah Bartolomius A.V. yang berasal dari Jalan Pucangkerep Kecamatan Gubeng. Saat diwisuda itu, dia hanya dihadiri oleh neneknya dan beberapa saudaranya. Ia mengatakan tidak pernah berpikir dan tidak pernah menyangka bisa bersekolah dan menempuh pendidikan di ATKP. “Jadi, saya sangat senang karena tidak pernah berpikir bisa lulus di ATKP ini,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia menyampaikan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada Pemkot Surabaya dan pihak Garuda yang telah membantunya menempuh pendidikan hingga lulus. Ia juga mengaku akan selalu mengingat pesan-pesan Wali Kota Risma untuk membantu sesama apabila nanti sudah sukses. “Bagaimana pun juga, kami pernah menjadi seperti mereka itu, sehingga saya kira sudah sepantasnya harus bantu,” pungkasnya. (yok)

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *