Gus Ipul :“Ada hal – hal yang pelajar mesti pahami !” Seno :“Kami tunggu follow up nya !”

HKNews.info – Surabaya : Ditegaskan Gus Ipul, sekolahan pasti menarik biaya pendidikan dan mekanisme pembayarannya langsung ke sekolahan. “Kalau ndak mampu ya ngomong aja ndak mampu !”

Bisa saja pembayaran biaya sekolah melalui bank, lebih bagus…jadi non tunai, nanti toh semua akhirnya non tunai. Jadi bantuan dari pemerintah itu semua non tunai nggak ada yang bisa ditunaikan.

Aspirasi pelajar ini bagus saja, kita dengarkan, kita ini kan Negara demokrasi, dan prinsip pemerintahan saya dengan Pak De Karwo itu partisipatoris, mengikutkan masyarakat…ya saya dengarkan…sambal saya arahkan. Karena ada hal – hal yang adik – adik pelajar ini yang mesti memahami. Pelajar ya pelajar, kalau ada apa – apa ya komunikasi dengan pihak sekolah. Nanti akan saya fasilitasi supaya clear dengan pihak sekolah.

Kita atur mekanisme menyampaikan keluhan dari pelajar nanti dengan pak Rahman. Nanti ada kreteria bagi pelajar dari keluarga tidak mampu, yang menentukan sekolah.Yang jelas kita peduli pada mereka yang tidak sanggup membayar (biaya pendidikan).

Seno Bagaskoro, siswa SMA Negeri di Surabaya dariAliansi Pelajar Surabaya,  yang dalam aksi damainya bersama pelajar lain mendapat support dari BEM Unair, mengatakan, “Tentu kita akan terus memantau ke depannya seperti apa.”

Kalau memang tadi Gus Ipul mengatakan akan ada tindak lanjut ngobrol lagi dengan kawan – kawan ya kita tunggu, karena kalau memang butuh partisipasi kalau memang sifatnya partisipatoris dan inklusif atas nama pemerintah jawa timur, ya kita harap ada tindak lanjut dari pemerintah provinsi.

Kita pingin teman – teman ini ada kedekatan dengan propinsi, seperti di pemkot juga difasilitasi kan untuk bias dekat dengan pemerintah kota melalui kegiatan – kegiatan kesiswaan, sedangkan ini kan belum….yang dipikirkan kawan – kawan kan regulasinya yang belum jelas…ya itu yang mau kita tanyakan. Kalau memang tadi sudah ada masukan dari Gus Ipul bahwa nanti akan ada tindak lanjut.

Jadi tentang regulasi secara keseluruhan, karena memang perlu bantuan untuk kawan – kawan kurang mampu, PPDB, lalu juga pembentukan kegiatan kesiswaan seperti organisasi pelajar.

Yang kami tunggu adalah follow up nya. Memang belum ada deadline, tapi nanti kami akan melayangkan surat kalau memang kami rasa sudah tenggang waktu yang sekian lama belum ada kejelasan. (Yok/HKNews).

Related posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *